"Ketua (FKDM) : Polri Harus Tindak Tegas Perbuatan Yang Melanggar Hukum" - jayapurazone!!!

Cari Blog Ini

Sabtu, 04 Agustus 2018

"Ketua (FKDM) : Polri Harus Tindak Tegas Perbuatan Yang Melanggar Hukum"



jayapurazone.com Timika - Terkait dengan beberapa pemahaman tentang kelompok KKB didalam wilayah NKRI, ada banyak cara untuk menyingkirkan pemahaman tersebut dari masyarakat khususnya orang papua, salah satu caranya adalah dengan cara melihat  perkembangan Papua, mulai dari pembangunan, Pendidikan dan kesehatan. Pemahaman masyarakat Papua tentang Undang-undang darurat penggunaan sajam pun juga masih minim apalagi di wilayah timika pada umumnya.

Salah seorang tokoh masyarakat Lucky Makahena yang sering dikenal sebagai ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) saat diwawancarai pada hari Rabu (01/08) mengatakan bahwa Pemahaman tentang konteks KKB dalam hal ini salah, masyarakat Papua harus meninggalkan dan mengisi dengan berpartisipasi dalam membangun papua.

"Papua merupakan kandungan dalam NKRI, Indonesia sudah merdeka 73 tahun, dan sekarang adalah saatnya bagaimana kita menikmati kemerdekaan tersebut.Untuk masyarakat Papua yang masih ada ideologi seperti KKB tinggalkanlah karena sangat tidak memberikan sebuah kebahagiaan dan kemakmuran. Pemerintah sudah menyediakan pembanguan, telah tersedia sumber daya alam, kehutanan, pertanian, perkebunan, yang bisa kita isi bersama dengan berpartisipasi, agar kita bisa menikmati sebuah kemakmuran. Masyarakat yang ada di daerah-daerah seperti di banti, arwanop dan lain-lain marilah kita bersama-sama mengisi pembangunan di papua, agar kedepannya kesejahteraan masyarakat Papua bisa dirasakan bersama-sama". Tutur Lucky

Lucky juga menambahkan bahwa Banyak masyarakat papua yang belum paham tentang Undang-undang darurat tentang penggunaan sajam dan masih membawa alat-alat tajam seperti parang, kapak, panah dan di harapkan polri agar melakukan tindakan tegas sehingga masyarakat memgerti dan mentaati peraturan yang ada.

"Alat Sajam bisa merugikan masyarakat, bisa mengganggu aktivitas masyarakat yang  lain dan malah menjadi ancaman bagi masyarakat, disini polri harus melakukan tindakan sehingga masyarakat bisa tertib. Kita hidup dengan aturan, maka dengan meninggalkan semua yang bertentangan dengan negara berarti masyarakat akan aman, terlindungi, dan seluruh masyarakat papua akan damai dan sejahtera". Tutup Lucky Makahena

Tidak ada komentar:

Posting Komentar